Sabtu, 04 Februari 2017

NHW #2 Yuliani IIP Bandung2 Idikator Profesionalisme Perempuan

Nice Homework #2
Indikator Profesionalisme Perempuan


Materi kelas matrikulasi minggu kedua adalah tentang menjadi seorang ibu professional. Namun untuk menjadi professional bukan hanya ketika kita berperan sebagai ibu, namun juga sebagai istri dan sebagai individu.

Kemudian apa saja indikator-indikator seseorang dapat dikatakan professional baik sebagai ibu, istri maupun individu? Tentu indikator ini tidak dapat sama persis satu sama lain, karna setiap individu memiliki passion, pola pikir, asupan informasi dan keadaan yang berbeda.

Dengan demikian, tugas NHW (Nice Homework) #2 kali ini adalah menyusun indikator-indikator yang apabila terpenuhi maka kita dapat dikatakan professional baik sebagai ibu, istri ataupun individu. Meskipun saya berpikir, indikator ini haruslah terus di update, agar kita tidak cepat puas dan senantiasa terus memperbaiki diri.

Berikut indikator-indikator profesionalisme perempuan versi seorang Yuliani setelah berdiskusi dengan suami J

Ø  Sebagai Individu :

Aspek Spiritual
ü  Sholat wajib di awal waktu
ü  Rutinkan sholat sunnah rawatib, dhuha dan tahajud
ü  Dzikir pagi-petang
ü  Tilawah qur’an minimal 5 lembar per-hari
ü  Pengajian kantor 2minggu satu kali (offline)
ü  Mendengarkan kajian dari yufid.tv atau MQTV satu hari satu tema

Aspek Belajar dan Bisnis
ü  Meluangkan waktu untuk menyusun strategi marketing online
ü  Update dan coba memasarkan minimal 1 jam per-hari
ü  Sharing dengan teman satu grup bisnis
ü  Baca artikel bisnis minimal 1 artikel per-hari
ü  Mengikuti pelajaran TOEFL online setiap hari minimal 30menit per-hari

Aspek me-time
ü  Olahraga 30menit per-hari
ü  Menonton hiburan 1jam per-hari
ü  Harus tidur siang 1 jam per-hari
ü  Jalan-jalan saat akhir minggu

Ø  Sebagai Istri :
ü  Bangun sebelum subuh, membangunkan suami tahajud
ü  Masak dan beres-beres rumah setelah subuh sampai pukul 7.30 harus sudah selesai
ü Mencatat dan mengatur keuangan rumah tangga, agar mampu menabung untuk persiapan melahirkan
ü   Mengingatkan suami untuk belajar TOEFL bersama (persiapan untuk beasiswa S2)
ü Senantiasa tidak berkegiatan sendiri pada saat suami pulang bekerja (digunakan untuk berbincang, nonton bersama, tidak asik sendiri dengan gadget)
ü  Setiap kali buka pintu untuk suami, jangan langsung masuk. Ternyata bapak suami ingin disambut setiap pulang hehe

Ø  Sebagai calon ibu :
ü Membaca dan mencaritahu pengetahuan seputar kehamilan terutama tentang metode melahirkan yang tenang (gentle birth) minimal 1 artikel per-hari
ü  Mengikuti kelas dan diskusi di kelas matrikulasi Institut Ibu Profesional
ü  Membaca artikel dan sharing tentang parenting terutama parenting nabawiyah
ü  Menjaga pola makan
ü  Rutin ke dokter dan minum vitamin.


Semoga Allah mampukan mencapai beberapa indikator diatas.


****


Allahu'alam
Tarakan, 3 Februari 2017

Jumat, 27 Januari 2017

NHW1 Yuliani IIP Bandung2 (Adab Menuntut Ilmu)

Nice Home Work #1
Adab Menuntut Ilmu


1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di Uniersitas Kehidupan ini?

Ilmu Agama, dalam hal yang lebih spesifik yaitu ilmu parenting nabawiyah. Bagaimana cara mendidik anak sesuai tuntunan Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.


2. Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga anda ingin menekuni ilmu tersebut?

Motivasi terkuat saya adalah janin 5 bulan dalam rahim ini. Belum sampai 7 bulan saya menikah, sudah Allah titipkan amanah kepada saya dan suami. Tentu amanah dari Allah ini bukan untuk disia-siakan melainkan untuk dijaga dengan penuh tanggungjawab. Sebagaimana setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, begitupun dengan saya mengingat bahwa tugas utama seorang wanita adalah menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.


3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?

Ada beberapa langkah strategi yang saya rencanakan, beberapa sudah terealisasi, beberapa lagi semoga Allah mampukan untuk terealisasi.
- Menyampaikan pada suami dan keluarga tentang rencana fokus pada ilmu parenting nabawiyah, sekaligus meminta dukungan untuk sama-sama mengaplikasikannya nanti saat si kecil lahir :)
- Mengikuti berbagai kelas parenting, salah satunya dengan mengikuti kelas matrikulasi Institut Ibu Profesional.
- Berkumpul (komunitas) dengan para ibu dan calon ibu yang memiliki visi, misi dan mimpi yang sama, sehingga mampu sharing ilmu dan pengalaman.
- Mengikuti website terpercaya tentang parenting nabawiyah.
- Mengikuti pengajian-pengajian baik secara online maupun offline, sehingga ilmu agama terus ter-upgrade.
- Memperbanyak bacaan yang berkaitan dengan ilmu parenting nabawiyah.


4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut?

Setelah mengikuti prolog kelas Martikulasi Institut Ibu Profesional, saya menyadari bahwa diri ini terkadang semangat mencari ilmu namun lalai pada adab ilmu itu sendiri. Adapun yang harus saya rubah dan perbaiki dalam proses mencari ilmu parenting nabawiyah adalah:
- Memperbaiki niat. Meski motivasi terbesar saya adalah anak dan suami saya, namun pada dasarnya semua ini harus saya lakukan semata-mata untuk mendapatkan ridho Allah. Sehingga semoga setiap ilmu dan pengamalannya menjadi nilai ibadah disisiNya.
- Guru, mentor, fasilitator, buku dan yang lain adalah media ilmu dari Allah. Sehingga harus lebih menghargai media ilmu tersebut, memperlakukan dengan baik.
- Dengan ilmu, seseorang bisa menjadi baik namun sebaliknya ilmu juga bisa menjadikan seseorang munafik apabila ilmu tersebut tidak diamalkan. Semoga Allah mampukan saya mengamalkan setiap ilmu yang didapat.
- Tidak pernah merasa puas mencari dan mengulang-ngulang ilmu. Mengosongkan gelas dan menyaring setiap informasi yang masuk. Memilah mana yang paling baik untuk diamalkan, karna pada dasarnya tidak semua orang memiliki kasus dan penyelesaian yang sama.


****

Allahu 'alam
Tarakan, 27 Januari 2017